Tekel yang Dilakukan Sergio Ramos ke Mohamed Salah Rupanya Terlarang di Judo

Tekel yang Dilakukan Sergio Ramos ke Mohamed Salah Rupanya Terlarang di Judo

Sepekan ini isu yang masih panas dan banyak diperbincangkan adalah mengenai cedera Mohamed Salah yang terjadi akibat tekelan kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Cedera tersebut terjadi saat Liverpool bertemu dengan Madrid dalam pertandingan partai puncak Liga Champions 2018 yang lalu (27/5/2018). Dalam duel tersebut, Liverpool kalah dari Madrid dengan skor akhir 3-1. Laga berlangsung panas sejak awal sampai membuahkan banyak drama termasuk cedera Mohamed Salah. Kala itu, sang bintang Liverpool hanya bisa bermain di 30 menit awal babak pertama sebelum akhirnya ia dikeluarkan dari lapangan akibat tak tahan menahan sakit pada cedera di bagian bahu.
Sergio Ramos kedapatan mencederai Salah saat pemain berdarah Mesir tersebut menggiring bola di lapangan. Ramos yang terus menempel Salah tak tanggung-tanggung dianggap melakukan tekelan berbahaya dan akhirnya mereka berdua jatuh bergelut.

Tindakan kapten Los Blancos tersebut jelas menuai kritikan pedas dari para pendukung Liverpool. Apalagi setelah mencederai Salah, tidak terlihat Ramos mendapatkan sanksi apapun dari sang wasit. Selama berhari-hari cedera bahu yang dialami Salah banyak dibicarakan, sementara itu Ramos tak berhenti jadi bulan-bulanan komentar tajam lewat akun media sosial mereka yang kurang suka terhadap tindakannya menekel Salah. Bahkan ada beberapa fans si Merah yang membuat petisi agar Ramos mendapatkan hukuman atas perbuatannya tersebut.

Salah satu akun yang membahas soal kelakuan Ramos di Liga Champions adalah akun Twitter milik Persatuan Judo Eropa. Lewat cuitannya, pemilik akun tersebut menjelaskan bahwa teknik yang digunakan oleh Ramos merupakan salah satu teknik judo yang terlarang dilakukan karena hal itu sangat berbahaya. Teknik itu dinamai Waki-gatame. “Waki-gatame adalah teknik yang berbahaya. Itulah sebabnya teknik ini dilarang dipergunakan dalam Judo sebagai transisi ke ne-waza. Bagaimana pendapat kalian soal pelanggaran yang terjadi kemarin sore di final Liga Champions antara Real Madrid dan Liverpool?”

Kurang lebih begitulah isi cuitan Persatuan Judo Eropa. Tidak tanggung-tanggung, cuitannya tersebut mendapatkan lebih dari 20 ribu Retweet, 23 ribu Likes dan dikomentari oleh lebih dari 700 akun. Dari cuitannya itu, Persatuan Judo Eropa jelas mempertanyakan kenapa tindakan pelanggaran yang diperbuat oleh Ramos cenderung dibiarkan saja. Dalam postingan mereka di Twitter tersebut, mereka bahkan menambahkan sebuah meme berupa foto saat Ramos melakukan tekel dengan mengaitkan lengannya untuk menarik lengan Salah. Meme tersebut berbunyi ‘Teknik Mengunci Lengan yang Terlarang di Judo, Namun di Pertandingan Sepak Bola Cukup Bagus Digunakan Untuk Memenangkan Liga Champions.’

Respon Salah menanggapi aksi Ramos di final Liga Champions
Setelah mengalami cedera dari pertandingan final di Liga Champions, Salah pun kini harus mendapatkan perawatan untuk memulihkan bahunya yang cedera. Saat tiba di Spanyol, Salah langsung dibombardir sejumlah pertanyaan oleh wartawan. Salah satu dari mereka menanyakan apakah menurut Salah tindakan Ramos tersebut sengaja dilakukan. Mo Salah pun tidak bergeming dan menolak berkomentar mengenai aksi yang dilakukan Sergio Ramos tersebut. Meski sudah ditanyai berkali-kali oleh sang reporter, tapi Salah tetap bungkam dan tak mau memberikan jawaban apa-apa. Dia kelihatan menghindari pertanyaan itu.
Selama proses pemulihan, Salah juga sempat dirumorkan tak akan bisa ikut memperkuat timnasnya di Piala Dunia 2018. Spekulasi ini jelas muncul, sebab cedera ligament bahu yang dialami cukup parah. Meski begitu, Salah tetap percaya diri bahwa ia akan segera pulih untuk bisa tampil di Piala Dunia yang akan mulai digelar bulan Juni mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *