Manchester United Makin Terpuruk, Status Solskjaer Dipertanyakan

Kekalahan Manchester United sebanyak dua kali dalam sepekan terakhir ini membuat posisi The Red Devils semakin terpuruk. Terutama kekalahan telak yang dialami saat melawan Everton yang dihajar habis tanpa balas dengan skor 4-0. Kekalahan ini sekaligus menjadi kekalahan terburuk sepanjang sejarah klub The Red Devils sejak 56 tahun terakhir yang bahkan tidak pernah terduga akan terjadi.

Kekalahan MU yang diluar dugaan tersebut, bahkan membuat pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer langsung meminta maaf setelah usai pertandingan kepada semua pihak yang merasa kecewa dengan hasil pertandingan tersebut terutama fans setia MU. Pasalnya mereka telah menaruh ekspetasi yang tinggi kepada Solskjaer yang akan mampu membawa MU menjadi lebih baik seperti saat ia masih menjadi caretaker klub The Red Devils tersebut.

 

Solskjaer Optimis Bisa Membuat Manchester United Bangkit Kembali

Status Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih MU memang belum lama ia terima. Akan tetapi pengalamannya menjadi caretaker klub berjuluk The Red Devils sejak bulan Desember tahun lalu membuatnya optimis MU masih memiliki peluang untuk bangkit dan bermain lebih baik lagi. Hal ini berdasarkan catatan prestasi yang telah ia torehkan bersama MU selama menjadi caretaker cukup memuaskan yang membuat performa klub asuhannya tersebut semakin meningkat.

Selama Solskjaer menjadi caretaker ia berhasil membawa MU melewati laju yang impresif. Ia berhasil membawa The Red Devil memenangi 14 dari 19 pertandingan yang mereka jalani. Hal inilah yang akhirnya membuat manajemen MU menawarkan kontrak permanen kepada pria asal Norwegia tersebut. Namun tanpa disangka, sejak statusnya berubah menjadi pelatih tetap justru performa MU malah semakin buruk.

Melihat situasi tersebut, banyak orang terutama fans Manchester United mulai mempertanyakan dan meragukan status Solskjaer. Akan tetapi pria 46 tahun tersebut optimis mampu menghadapi tantangan ini dan membawa MU bangkit kembali. “Saya percaya kepada tim saya dan diri saya sendiri dan bahwa saya akan siap untuk menghadapi tantangan ini. Saya tahu ini tantangan besar dan saya datang ke sini bilang kalau saya akan menikmati setiap detiknya,” ujar Solskjaer.

 

Derby Manchester Diharapkan Menjadi Penawar Luka untuk MU

Setelah dihajar habis-habisan oleh Everton, MU selanjutnya dijadwalkan akan menjalani laga melawan Manchester City pada hari Kamis, 25 April 2019. Banyak yang berharap ajang Derby ini bisa menjadi kesempatan sempurna bagi Manchester United untuk bangkit dan mengobati luka yang kemarin sempat ditorehkan Everton, bahkan pelatih MU, Solskjaer pun sangat berharap dengan ajang derby tersebut.

Menurut Solskjaer Derby Manchester merupakan pertandingan terbaik yang bisa mereka inginkan sekarang karena para pemain saat ini tengah terluka. Mereka telah melakukan pertemuan usai pertandingan dan semua pemain merasa kecewa akan hasil tersebut. Pertandingan melawan Manchester City ini merupakan ajang yang sempurna untuk menyembuhkan luka karena fans mereka pasti akan memberikan dukungan penuh.

 

Manchester City Telah Mewaspadai Serangan MU

Dalam laga Derby tersebut, Manchester United datang dengan luka menganga dan pastinya mencari incaran untuk balas dendam. Maka dari itu, Manchester City telah mewaspadai kemungkinan amukan MU yang akan ia terima. City yakin The Red Devils akan bermain garang dan tak mau malu di hadapan public sendiri. Inilah yang membuat City berpendapat bahwa laga derby ini akan sangat sulit untuknya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *