Pentingnya Mengecek Filter AC Mobil, Ketika Musim Kemarau

Penggunaan Air Conditioner ketika musim kemarau akan semakin meningkat, hal ini karena cuaca akan lebih panas dari biasanya. Hal ini membuat pemilik mobil akan meningkatkan suhu udara lebih dari biasanya agar kabin tetap sejuk ketika sedang dalam perjalanan. Namun, perlu Anda ingat, jika pada umumnya musim kemarau membuat kualitas udara cenderung lebih berdebu dari biasanya.

Kondisi ini akan memancing filter AC yang berada di kabin lebih mudah untuk kotor, karena udara yang mengalir dari evaporator telah terkontaminasi oleh berbagai kotoran. Seorang kepala bengkel dari Cilandak, Suparna menjelaskan bahwa debu dan kotoran memang akan lebih banyak ketika musim kemarau. Apalagi sebagian jalan di Jakarta masih penuh dengan pembangunan infrastruktur jalan.

Suparna mengatakan bahwa ketika AC telah kotor, secara otomatis akan terjadi penyumbatan yang membuat semburan udara yang harusnya masuk ke dalam kabin menjadi terhalang. Efeknya ialah meski suhu udara telah ditingkatkan, kabin akan tetap terasa kurang sejuk. Suparna pun menjelaskan akan lebih baik jika pemilik mobil segera mengeceknya bila merasa udara kabin terasa kurang dingin.

Proses Pembersihan Filter AC Mobil

Untuk proses pembersihan filter pada dasarnya memang cukup mudah, sehingga bisa dilakukan sendiri. Meskipun begitu, tetap saja caranya tidak boleh sembarangan. Filter yang kotor tidak boleh Anda bersihkan menggunakan air. Anda cukup menyedotnya dengan menggunakan vacuum atau disemprot dengan menggunakan kompresor. Dalam proses ini pun terdapat teknik tersendiri.

Mulai dari posisi filter yang tidak boleh terbalik hingga persoalan ukuran tekanan udara yang tidak boleh terlalu besar, karena bisa menyebabkan filter robek. Oleh karena itu, Suparna menyarankan mobil untuk mendapatkan perawatan ringan langsung di tempatnya (bengkel). Selain pengerjaanya akan lebih detail, pembersihan evaporator akan disertai dengan pengecekkan yang lebih lengkap.

Suparno memaparkan bahwa filter AC itu bukan hanya memiliki beberapa sekat saringan saja, namun juga dilapisi dengan antibakteri, maka dari itu tidak boleh sembarangan untuk dilakukan pembersihan oleh diri sendiri. Filter yang telah kotor tidak boleh dibiarkan begitu saja. Selain suhunya menjadi tidak dingin, udara yang dihirup di kabin juga menjadi kurang sehat.

Aturan Benar Merawat AC

Seperti yang kita ketahui bahwa kebutuhan akan AC ini sekarang menjadi sebuah hal yang wajib, terutama pada mobil. Secara umum, AC berfungsi untuk mendinginkan dan memberikan kesejukan pada kabin, sehingga penumpang akan terus merasa nyaman sepanjang perjalanan. Demi menjaga kualitas AC, Anda perlu melakukan perawatan secara berkala.

Perawatan juga bisa dilakukan dengan cara lain, seperti menjaga pola kebiasaan dalam mengoperasikan pendingin buatan tersebut. Kepala bengkel lainnya dari Bintaro menjelaskan, salah satu perilaku yang bisa dilakukan untuk membuat AC bertahan lebih lama, ialah dengan selalu mematikan kerja pendingin kabin ketika mobil sedang tidak menyala.

Kelvin mengatakan, hal tersebut bisa merusak alternator dan menjadikan baterai alias aki lebih cepat habis. Karena ketika mesin menyala, dibutuhkan tenaga ekstra jika AC sedang dalam kondisi menyala. Secara singkatnya begini, jika AC menyala tapi posisi mobil sedang mati, secara otomatis penggunaan daya akan lebih besar karena komponen lainnya seperti kompresor dan blower ikut bekerja.

Maka dari itu, disarankan agar mematikan AC terlebih dahulu sebelum akhirnya mematikan mesin mobil. Selanjutnya ketika Anda menyalakan mesin, AC baru boleh dinyalakan kembali. Itu merupakan sebuah kebiasaan sederhana, namun bisa menjaga kinerja AC lebih optimal bahkan saat musim kemarau tiba. Selain itu, jangan lupa untuk selalu melakukan servis berkala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *