Manchester City Raih Gelar Juara Bek Liverpool Fokus Liga Champion

Bek Liverpool, Virgil Van Dijk, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa dirinya kecewa terhadap kegagalan The Reds dalam merebut gelar sang juara di Liga Inggris pada musim ini. Dikarenakan satu buah kesalahan yang menimpa pasukannya sepanjang musim ini menjadi sebuah lubang berbahaya bagi penantian yang telah berjalan hampir 30 tahun lamanya ini.

Setelah terakhir kali menjadi juara Liga Inggris 1989 lalu, musim ini peluang Liverpool untuk mengakhiri masa suramnya sempat terbuka dengan lebar. Hanya saja kekalahan 1-2 yang di alami di kandang Manchester City pada Januari lalu membuat perjalanan tim tersebut terhambat. Sejak saat itu, Liverpool menjadi tidak terkalahkan.

Bahkan pada laga terakhirnya melawan Wolves, The Reds menag dengan skor 2-0. Dengan hasil ini Liverpool berhasil mengumpulkan 97 poin. Namun ternyata upaya ini masih belum cukup untuk mengantarkan The Reds menuju trofi Liga Inggris. Gelar sang juara pun justru jatuh ke tangan Manchester City yang pada laga terakhir menang dengan skor 4-1 atas Brighton.

Pasukan Pep Guardiola ini keluar sebagai sang juara dengan unggul satu poin atas Liverpool. Van Dijk, yang merupakan bek termahal dari Southampton, merasa sangat kecewa dengan hasil akhir ini. Dirinya bersama rekan-rekan sudah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk bisa meraih gelar sang juara itu. Van Dijk bahkan mengungkapkan bahwa dia merasa frustasi dengan hasil ini.

Van Dijk Lebih Pilih Fokus Pada Liga Champions

Virgil Van Dijk tidak lupa untuk memberikan ucapan selamat kepada Manchester City. Menurut Van Dijk, The Citizens layak menjadi sang juara meski hanya unggul satu poin saja dari mereka. Van Dijk juga mengakui bahwa mereka sangat menikmati pertandingan yang sangat ketat dengan pasukan yang dibina oleh Pep Guardiola itu.

Hanya saja, Van Dijk meminta agar rekan-rekannya tidak terlalu tenggelam dalam kesedihan. Sebaliknya, mereka justru harus bisa bangkit dan menatap dengan pandangan positif pada final Liga Champions yang tidak kalah penting. Mereka harus ingat bahwa nanti masih ada Madrid yang harus mereka kunjung. Mereka semua berharap bisa mengakhiri musim ini dengan sangat baik.

Van Dijk Mengutamakan Tim dan Tidak Fokus Pada Penghargaan Individu

Final Liga Champions 2018/2019 akan berlangsung di Madrid, Spanyol, pada 1 juni yang akan datang. Salam duel ini Liverpool akan berlaga dengan Tottenham Hotspur. Walaupun Liverpool gagal menjemput trofi kemenangan Liga Inggris, namun sebenarnya Van Dijk mendapatkan penghargaan individu sebagai pemain terbaik PFA dan Liga Inggris.

Namun, dia tidak begitu fokus pada penghargaan tersebut. Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut memang sangat berharga, namun ia lebih bersedia kalau ditukar dengan gelar Premier League. Gelar yang ia raih atas performanya sebagai bek pada musim ini memang fantastis, namun baginya hal tersebut tidak akan terjadi tanpa adanya bantuan dari orang di sekelilingnya.

Juara Liga Inggris, Manchester City Kantongi Hadiah Rp 721 Miliar

Seperti yang telah diketahui bahwa Manchester City akhirnya bisa mengalahkan Liverpool dalam persaingan gelar. Manchester City dan Liverpool terlibat dalam sebuah pertandingan yang akan membawa mereka menuju gelar secara intens, apalagi setelah Man City menjalani Derbi Manchester. Dari data yang diunggah oleh, Manchester sebagai juara tentu saja pasti mendapatkan hadiah paling besar.

Klub yang merupakan asuhan Pep Guardiola ini mengantongi hadiah sebesar 38,4 juta pound (Rp 721 miliar). Liverpool yang menduduki urutan kedua mendapat hadiah sebesar 36,5 juta pound (Rp 684, 8 juta). Sementara itu, Huddersfield, klub yang merupakan juru kunci pada musim ini mendapatkan hadiah sebesar 11,9 juta pound (Rp 35,6 miliar).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *