Hal Ini yang Harus Diperbaiki Real Madrid Jika Ingin Menang di Final

Berkat kemenangannya melawan Bayern Muenchen melalui nilai agregat 4-3, kini Madrid hanya perlu berfokus untuk menghadapi final Liga Champions melawan Liverpool 26 Mei mendatang. Namun, untuk berhasil mengalahkan lawannya dan mengangkat trofi, ada beberapa hal yang sebaiknya perlu untuk diperbaiki oleh tim asuhan Zinedine Zidane tersebut. Pasalnya dalam duel melawan Juventus dan Bayern dalam laga sebelumnya, secara menyeluruh performa Real Madrid dapat dibilang mengalami penurunan. Hal ini jelas menimbulkan sedikit keraguan akankah Los Blancos mampu meraih kemenangan di final Liga Champions yang akan diselenggarakan di Kiev, Ukraina.

5 hal yang perlu diperbaiki Real Madrid
Seperti yang dilansir lewat Marca, berikut ada lima hal yang sebaiknya diperbaiki oleh Real Madrid sebelum mereka benar-benar bertanding di final:
1. Kurangnya menguasai laga selama pertandingan
Dalam pertandingan sebelumnya melawan Bayern Muenchen, Toni Kroos dan Luka Modric nampak kurang bisa menguasai permainan khususnya di lini bagian tengah. Hal ini membuat Real Madrid harus menunggu untuk dapat peluang melakukan balasan. Sementara itu lawannya, yaitu Bayern malah bisa menguasai bola sebesar 60 persen di Santiago Bernabeu. Sedangkan pada leg pertama mereka juga berhasil menguasai bola lebih dari 50 persen masing-masing di babak pertama dan kedua.

2. Kurang fokus di menit-menit pertama
Saat bertanding melawan Real Madrid di laga sebelumnya, kedua tim yaitu Juventus serta Bayern Muenchen berhasil menjebol gawang musuh di menit-menit awal. Juventus berhasil memberikan gol di menit ke-2, sementara Bayern sendiri di menit yang ke-3. Hal ini menunjukkan jika Madrid kurang fokus pada awal-awal menit pertandingan, tentunya hal yang sama tak ingin terjadi di Kiev.

3. Pemulihan performa Ronaldo
Tidak bisa dipungkiri bahwa Christiano Ronaldo merupakan pemain penting di tim juara bertahan. Sayangnya dalam dua pertandingan melawan Bayern Muenchen, Ronaldo sama sekali tidak mencetak gol. Di leg kedua, kesempatannya menjebol gawang juga berhasil dihentikan oleh Sven Ulreich. Diharapkan di final nanti, performa Ronaldo makin baik dan diberikan kesempatan lebih untuk bisa maju ke depan gawang.

4. Rapuhnya bagian defense
Sebaiknya pertahanan Real Madrid perlu untuk diperbaiki khususnya di bagian tengah dan belakang, dengan atau tanpa Casemiro. Hal ini karena bagian defense dari sang juara bertahan masih rapuh, terbukti saat baik Juventus maupun Muenchen sering memiliki banyak kesempatan menyerang lewat tengah. Bahkan James Rodriguez juga menggunakan kesempatan itu di Bernabeu.

5. Sebaiknya mundur ketika sudah unggul
Saat menghadapi lawan-lawannya di perempat final dan semifinal, Real Madrid nampak terlalu mengandalkan serangan balik. Alhasil, banyak sekali kesempatan yang diperoleh para lawan Christiano cs untuk menjebol gawang Madrid. Jika ini masih berlanjut, tentu akan begitu merugikan di pertandingan final nanti.

Nantinya, Real Madrid akan berhadapan dengan The Reds setelah berhasil mengalahkan Muenchen, sedangkan Liverpool melaju ke final karena kemenangan mereka atas AS Roma. Jika dilihat, masing-masing tim memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Itu berarti kesempatan mereka memenangkan final adalah 50-50. Bisa dikatakan ini merupakan pertandingan yang sangat ideal dalam memperebutkan trofi juara. Pastinya Liverpool diperkirakan masih akan tetap mengandalkan ketiga penyerang andalan mereka yaitu Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah saat melawan Madrid nanti. Apalagi ditambah ambisi Juergen Klopp yang berusaha sekuat tenaga menang dalam final Liga Champion. Jelas Real Madrid akan bermain dalam pertandingan yang cukup berat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *