Diprotes, Laga Argentina vs Israel Terpaksa Dibatalkan

Diprotes, Laga Argentina vs Israel Terpaksa Dibatalkan

Pertandingan persahabatan sekaligus laga uji coba antara Argentina melawan Israel yang rencananya akan digelar pada akhir pekan nanti di Yerusalem mendapatkan protes keras dari Negara tetangga, Palestina. Demi menghindari kontroversi tersebut akhirnya laga tersebut dibatalkan. Sebetulnya laga uji coba yang ingin dilakukan itu juga bertujuan untuk merayakan hari ulang tahun Israel ke-70. Tapi laga tersebut mendapatkan protes keras dari federasi sepak bola Palestina yang menganggap bahwa ada unsur politik di dalam pertandingan persahabatan yang akan dilangsungkan kedua negara.

Sebelumnya, ajang tanding Argentina kontra Israel akan digelar di Haifa. Tapi isu semakin berkembang setelah pihak Israel memutuskan untuk memindahkan lokasi pertandingan menjadi di Yerusalem dan menyatakan bersedia membiayai pertandingan tersebut. Mendengar hal itu, sontak pihak federasi sepak bola Palestina memberi kecaman. Presiden federasi, Jibril Rajoub, mengimbau agar warga Palestina membakar foto dan seragam bintang timnas Argentina, Lionel Messi, jika dia turut ambil bagian dalam pertandingan itu. Seperti yang sudah lama diketahui, sisi timur kota Yerusalem saat ini sedang sensitif lantaran jadi rebutan antara Palestina dan Israel. Ditambah lagi, beberapa waktu lalu presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump, mengumumkan bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Tak pelak kabar bahwa pertandingan akan dipindahkan ke Yerusalem menyulut amarah federasi sepak bola Palestina.
“Pemerintah Israel telah membuat pertandingan olahraga biasa menjadi alat politik. Seperti yang tersebar luas di berbagai media Argentina, pertandingan itu sekarang akan diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun ke-70 Israel,” tulis Rajoub dalam sebuah surat seperti yang dilansir dari Reuters. Rajoub juga menghimbau agar masyarakat Palestina membakar foto sekaligus seragam bintang Argentina, Messi, jika ia tetap ikut di pertandingan nanti. Alasannya karena Messi adalah simbol utama dari timnas Argentina. “Dia adalah simbol besar jadi kita akan menargetnya secara personal dan kita menghimbau semuanya untuk membakar foto sekaligus bajunya dan meninggalkannya,” tambah Rajoub. “Kami sangat berharap Messi tidak datang.”
Himbauan dari federasi sepak bola Palestina ini juga menyulut kemarahan warga. Sebuah kelompok kecil berisikan anak muda juga melakukan demonstrasi di depan gedung perwakilan Argentina dan berniat membakar bendera Negara itu.

Kedutaan besar Israel menyampaikan pembatalan pertandingan
Demi menghindari masalah yang bisa makin besar, maka kedutaan besar Israel baru saja mengumumkan bahwa pertandingan persahabatan dengan Argentina dibatalkan.
“Kedutaan besar Israel dengan berat hati mengumumkan pembatalan pertandingan antara tim nasional Israel dengan tim nasional Argentina yang dijadwalkan Sabtu tanggal 9 Juni, sebagai laga uji coba Piala Dunia Rusia,” begitulah bunyi pernyataan yang diumumkan kedubes Israel kepada para media seperti yang dilansir dari Goal. “Ancaman serta provokasi diarahkan ke Lionel Messi yang secara logika mengunggah solidaritas dari rekannya dan rasa takut untuk bermain di pertandingan persahabatan ini, yang merupakan bintang olahraga dan bukan sosok asing dalam kehidupan sehari-hari warga Israel, singkatnya, telah jadi sasaran kekerasan dan serangan,” tambah pernyataan itu.

“Persahabatan antara Argentina dan Israel, yang sebentar lagi akan merayakan ulang tahun ke-70, tak hanya soal laga sepak bola. Negara demokrasi dan plural (yang terdiri dari Yahudi, Muslim dan Nasrani) akan selalu menunggu kesempatan menyambut salah satu bintang olah raga Argentina.” Salah satu penyerang Argentina, Gonzalo Higuain, juga mendukung pemberitaan tersebut dengan mengatakan bahwa keselamatan para pemain adalah yang terpenting. Argentina sendiri akan menjalani laga perdana di Piala Dunia 2018 pada tanggal 16 Juni mendatang. Mereka akan berhadapan dengan Islandia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *